Kulihat sesosok tua berbalut satin
Wajahnya penuh keriput, tak sekencang dulu
Namun semangatnya tetap ada
Duduk ia di tepian gubuk
Keseharian tak berlalu
Mengisi sisa hidup di hari tua
Kurasa ia masih muda
Sekali aq lihat ia tersenyum
Tak mengeluh nasib dan hari ini
Senyumnya selalu ada untuk kami
Hingga tak pernah kutahu kapan ia bersedih
Pandai benar ia sembunyikan rasa
Di depan suami dan buah hati
Bertanya aq di sanubari
Dimana waktu aq dapati
Manjakan ia dengan tangan dan keringatku sendiri
Berpeluk mesra bahagia
Separuh bayalah ia kini
Lagi aq bertanya
Lagi di sanubari
Adakah tersisa waktuku
Membanggakannya
Sebelum kamboja mewangi tubuhnya
Published with Blogger-droid v2.0.10